RANGKUMAN NGAJI KITAB TANBIHUL GHOFILIN BULAN SEPTEMBER

Bab Adzab Kubur

Pada zaman dulu ada seorang laki-laki penduduk Madinah yang memiliki saudara perempuan di Madinah namun berbeda tempat dengan laki-laki tersebut. Suatu hari saudarinya tersebut sakit dan laki-laki tersebut pergi untuk menjenguknya. Tak beberapa kemudian wanita tersebut meninggal. Segala keperluan untuk jenazah perempuan tersebut di siapkan oleh saudara laki-lakinya dan juga mengantarkannya ke makam. Setelah selesai memakamkan laki-laki tersebut kembali ke kaluarganya. Dan dia baru ingat bahwa dia melupakan bungkusan yang dibawanya ke makam saudarinya.  Kemudian dia meminta tolong kepada temannya untuk mengantarkannya ke makam tadi. Lantas berangkatlah mereka berdua kesana. Sesampainya di sana dia kemudian menggali makam tersebut dan menemukan bungkusannya. Kemudian dia menyuruh temannya untuk menyingkir karena dia ingin melihat keadaan saudarinya. Dia melihat ada api yang keluar dari liang lahat tersebut dan dia bergegas meratakan makamnya. Kemudian dia kembali kepada ibunya dan bertanya tentang apa yang dilakukan saudarinya ketika hidup. Ternyata ketika hidup perempuan itu sering melalaikan sholat dan ketika sholat bersucinya kurang sempurna serta saat dia bertamu kepada tetangganya dia kurang sopan dan yang terakhir dia sering melakukan adu domba. Itulah sebab-sebab ia mendapatkan adzab kubur. Jika kalian ingin selamat dari adzab kubur maka salah atunya adalah dengan menghindari adu domba.

Jika ditanya seorang muslim di alam kubur maka bersaksilah dia bahwa tiada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah. Allah telah menyiapkan keistimewaan kepada orang yang beriman terhadap apa yang di tetapkan di alam akhirat. Ketetapan itu terbagi menjadi  3 tempat, yaitu pada saat bertemu malaikat maut(sakaratul maut), saat ditanyai malaikat munkar nakir dan yang terakhir pada saat yaumul hisab. Ketetapan yang pertama ketika bertemu malaikat maut dimana Allah memberikan 3 keistimewaan untuk orang mukmin yaitu terhindar dari kufur, pertolongan istiqomah sampai ruhnya keluar dalam keadaan Islam dan yang terakhir malaikat memperlihatkan tempatnya di surga. Ketetapan yang kedua yaitu  ketika berada di alam kubur dimana Allah juga memberikan tiga keistimewaan kepada orang mukmin, yaitu mengajari tentang apa yang akan ditanyakan oleh munkar nakir, menghilangkan ketakutan dan kebingungan dan memperlihatkan tempatnya di surga. Dan ketetapan yang ketiga yaitu pada saat berada di yaumul hisab dimana Allah telah memberikan keistimewaan yaitu Allah menolong memudahkan pertanyan terhadap apa yang ditanyakan kepadanya, memudahkan hisabnya dan memberikan maaf terhadapnya. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa Allah memberikan 4 keistimewaan yaitu pada saat akan meninggal diberi kemudahan, ketika di alam kubur tanpa rasa takut, pada saat melewati jembatan sirotul mustaqim dengan secepat kilat dan pada sat yaumul hisab. Dan untuk di alam kubur ada perbedaan antara para ulama tentang siapa yang di tanya. Sebagian ulama mengatakan pertanyaan itu ditujukan kepada ruh bukan jasad. Dimana ruh itu masuk kembali pada jasad tersebut tepat di dada nya dan di dalam riwayat lain dikatakan bahwa ruh itu berada diantara jasad dan kain kafan. Dan dalam setiap riwayat tersebut berasal dari atsar sahabat dan hadist shahih menurut ahlul ilmi.

Para alim ulama telah menetapkan pertanyaan-pertanyaan kubur dan tanpa menghiraukan mekanismenya. Ada yang mempercayai  tentang adanya pertanyaan kubur da nada yang mengingkarinya.Dan sesungguhnya pengingkarannya ini tidak lain merupakan salah satu dari dua tipe orang. Yang pertama mengatakan hal itu tidak masuk menurut jalan akal dan yang kedua  berkata bahwa masuk akal tetapi tidak di tetapkan. Dan jika berkata ini tidak sesuai dengan jalan akal maka ucapanya itu mengingkari dan membatilkan mukjizat kenabian. Dan pengingkaran ini membuatnya keluar dari islam dari segala macam caranya masuk islam. Ketika orang tersebut berkata ini sesuai dengan jalan akal tetapi ucapannya belum di tetapkan oleh Allah maka para ulama telah meriwayatkan dari beberapa khobar yang sudah mencukupi untuk orang yang mendengarkannya. Dan di dalam kitab Allah ta’ala terdapat  dalil mengenai permasalahan ini. Allah SWT berfirman “Dan barang siapa berpaling dari mengingat-Ku niscaya maka sesungguhnya baginya ada kesusahan yang menyulitkannya dan kami akan menggiringnya di hari kiamat dalam keadaan buta”.

Para ahli fiqih meriwayatkan dari Said bin Musid, Umar berkata bahwa Rasulullah bersabda ketika seorang mukmin masuk ke liang lahad datanglah kepadanya dua malaikat kubur kemudian mendudukkannya di dalam kuburnya dan keduanya bertanya kepadanya dan sungguh dia masih mendengar tapak kaki orang orang yang mengantarkan jenazahnya, dan maka kedua malaikat itu berkata siapa tuhanmu, apa agamamu dan siapa nabimu dan kemudian mukmin itu menjawab Allah tuhanku, Islam agamaku dan Muhammad nabiku. Lalu sang malaikat berkata lagi Allah telah menetapkanmu maka tidurlah dengan pulas.

Jadi maksud riwayat di atas, bahwa Allah menetapkan kepada manusia perkataan-perkataan yang hak kepada orang mukmin dan menyesatkan orang-orang dholim yang tidak di tolong dan mereka tidak di tolong dengan perkataan yang benar. Dan ketika orang-orang kafir masuk ke alam kubur dan di tanyai dengan pertanyaan yang sama maka orang kafir tersebut berkata tidak tahu. Kemudian malaikat memukulnya dengan gada yang suaranya terdengar hingga ke sekitarnya kecuali manusia dan jin.

Sebagai orang mukmin kita harus percaya bahwa apa yang dinamakan adzab kubur itu benar adanya dan juga percaya tentang adanya pertanyaan-pertanyaan kubur. Maka selalulah berbuat dalam kebaikan agar selamat di dunia dan akhirat.

SALAM 2017

“SALAM 2017: Tanam Kebersamaan, Hasilkan Persaudaraan”
“Tak kenal maka tak sayang” kalimat pasaran yang sering digunakan sebagai basa-basi untuk membuka sebuah sesi perkenalan. Menurut teori “Love at the first sight” memang tidak harus terlebih dahulu mengenal untuk akhirnya sayang, namun untuk membangun suatu hubungan yang baik dan bertahan lama memang alangkah baiknya saling mengenal satu sama lain, tidak terkecuali untuk Mahasantri Baru CSSMoRA ITS 2017. Bertepatan pada tanggal 26-27 Agustus 2017 Kemarin, CSSMoRA ITS menyelenggarakan sebuah acara bernama “SALAM” yang mengangkat tema “Tanam Kebersamaan Hasilkan Persaudaraan”. Acara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk menyambut Mahasantri Baru CSSMoRA ITS dan sebagai sarana bagi Anggota CSSMoRA ITS untuk bersilaturrahmi dan saling mengenal terutama dengan keluarga barunya. Sesuai dengan temanya, dengan kebersamaan yang ada diharapkan kedepannya akan terjalin persaudaraan yang erat.
Rangkaian acara pada SALAM didesain agar para Anggota CSSMoRA ITS dari berbagai angkatan dapat berbaur sehingga dapat meingkatkan rasa persaudaraan diantara Anggota CSSMoRA ITS. Setelah dibuka dengan pembacaan ayat suci al-qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars CSSMoRA acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Setelah melaksanakan pre-test selanjutnya Mahasantri Baru CSSMoRA ITS mendapatkan materi tentang ke-CSSMoRA-an oleh Ketua CSSMoRA ITS periode 2015/2016 dan dlanjutkan dengan materi kepengurusan CSSMoRA ITS oleh Ketua Umum CSSMoRA ITS periode sekarang. Masuk pada acara inti yaitu FGD ( Focus Group Discussion) per fakultas, disini dibentuklah kelompok-kelompok sesuai dengan fakultas yang ada. Dengan adanya FGD ini dapat menjadi sarana bagi Mahasantri Baru untuk berdiskusi maupun menanyakan berbagai hal tentang perkuliahan maupun diluar perkuliahan kepada para seniornya yang telah terlebih dahulu merasakan pahit getir berjuang di kampus perjuangan ITS. Di tengah acara ada pula penampilan dari teater SUKET CSSMoRA ITS yang menampilkan sebuah drama bertemakan perkuliahan yang dibalut dengan genre horror komedi. Rangkaian acara hari pertama ditutup dengan post-test untuk Mahasantri Baru CSSMoRA ITS 2017 dan dilanjutkan foto bersama.
Pada hari kedua SALAM acara diawali dengan senam dan jogging mengelilingi kampus perjuangan ITS, disini Mahasantri Baru diperkenalkan dengan lingkugan yang kurang lebih empat tahun akan menjadi rumah bagi mereka. Selanjutnya Mahasantri Baru dibagi menjadi empat kelompok berbeda untuk kemudian berkompetisi pada game yang telah disediakan panitia. Acara diakhiri dengan pemberian hadiah dan kenang-kenangan serta tidak lupa foto bersama. Dengan terselenggaranya acara salam selama dua hari kemarin, diharapkan terjalin rasa persaudaraan antar anggota CSSMoRA ITS. Sampai jumpa di SALAM tahun depan.

Pengajian Risalatul Muawwanah

Pengajian Kitab Risalatul Muawwanah

                                                                        Oleh : Ustad Agus Zainal Arifin

                Menjalankan kewajiban, meninggalkan yang haram dan memperbanyak nawafil(amalan sunnah).
Hendaknya engkau selalu menjalankan segala kewajiban menjauhi setiap larangan serta memperbanyak ibadah sunnah karena Allah semata. Di zaman sekarang banyak sekali manusia yang lebih senang menjalankan kesunnahan daripada kefardhuan padahal Allah sendiri memerintahkan kepada kita untuk melaksanakan kewajiban terlebih dahulu. Sebagai contoh ada seorang kiyai yang kemudian menjabat sebagai pejabat pemerintah, hendaknya mengurangi kesunnahan yang sering dilakukannya. Karena menjalankan kewajibannya dengan duduk di meja dan mengerjakan pekerjaan adalah sudah bernilai ibadah.
Saat melakukan sesuatu kita sebaiknya menata niat hanya untuk Allah, karena apapun yang terjadi adalah sudah direncanakan oleh Allah. Allah mengerti apa yang terbaik untuk kita dan kita tidak boleh berburuk sangka kepada-Nya atas apa yang terjadi pada kita. Jika itu semua sudah engkau laksanakan, maka engkau akan mencapai tempat yang paling dekat di sisi Allah dan engkau pun akan diselimuti dengan selubung mahabbah oleh-Nya. Dengan demikian, setiap diam dan gerakmu hanya karena-Nya, inilah selimut para waliyullah dan khalifatullah. Seperti yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah SAW dengan perkataannya yang meriwayatkan dari Allah SWT yang artinya “Tidaklah seseorang hamba-Ku mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan sesuatu amal yang lebih Aku sukai daripada apa yang telah Kufardhukan kepadanya. Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri keapda-Ku dengan amal-amal sunnah hingga akhirnya Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang ia mendengar dengannya, penglihatannya yang ia melihat dengannya, tangannya yang ia memegang dengannya, dan menjadi kakinya yang ia berjalan dengannya. Jika ia meminta kepada-Ku, niscaya akan Kuberi. Jika ia berlindung kepada-Ku, niscaya akan Kulindungi. Dan Aku tidak pernah ragu dalam sesuatu yang Aku lakukan seperti ragu-Ku dalam mencabut nyawa hamba-Ku yang mukmin. Ia tidak menyukai mati, sedangkan Aku tidak menyukai perbuatan buruknya. Dan bagaimanapun ia harus mati.”
Jadi jalankan kewajibanmu terlebih dahulu agar menjadi dekat dengan Allah. Janganlah menjalankan kesunnahan sebelum menuntaskan kefardhuan sehingga Allah akan mencintainya. Kalau Allah sudah cinta pasti apa yang kita minta langsung dikasih. Dan tidak sampai hamba ditingkatkan derajatnya sebelum menjalankan kefardhuan.

RANGKUMAN NGAJI KITAB TANBIHUL GHOFILIN BULAN MEI

HUKUM KEKEKALAN AMAL PERBUATAN

Oleh Ust. Drs. Mahmud Musta’in, M. Sc, Ph. D.

 

Manarul Ilmi – Kematian adalah suatu kepastian yang akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Cepat lambat pasti akan mengalami kematian dan memasuki alam baru, yakni alam barzah. Alam barzah memiliki dua macam kondisi, nikmat kubur dan azab kubur. Untuk memilih kondisi tersebut, semua tergantung dengan segala amal perbuatan manusia saat hidup di dunia.

Pahala atau dosa dari suatu amalan perbuatan tidak akan hilang maupun error, kecuali memang dihapus oleh Pemberi  balasan tersebut. Ust. Musta’in mencontohkan seperti physical memory yang terdapat di dalam komputer. Data tersebut tidak akan hilang kecuali jika memang dihapus oleh sang user. Dalam hukum kekekalan energi juga disebutkan bahwa energi tidak akan hilang atau musnah, tetapi dapat diperbaharui. Begitu pun juga manusia dapat memperbaharui amal perbuatannya. Jika sebelumnya banyak amal perbuatan jelek, bisa bertobat kepada Allah dan mohon ampunan-Nya serta melaksanakan amalan-amalan baik. “Itu manfaat kita belajar Fisika agar kita dapat menambah keimanan kita terhadap Allah SWT.” ungkap beliau. Selain itu, amal perbuatan kita akan diwujudkan oleh Allah SWT saat akhirat kelak dan menyapa kita di hari penghitungan.

 

 

INGAT EMPAT PERKARA SEBELUM MENINGGAL

Oleh Ust. Drs. Mahmud Musta’in, M. Sc, Ph. D.

 

Barang siapa yang ingin selamat dari siksa kubur, maka wajib atasnya melaksanakan 4 perkara dan menjauhi 4 perkara.

 

4 perkara yang wajib dilaksanakan adalah:

  1. Menjaga sholat.

Jadikanlah sholat sebagai aktifitas utama hidup. Dan aktifitas lain seperti kuliah dll sebagai aktifitas tambahan. Saat kita sholat, alangkah baiknya kita menikmati sholat kita. Analoginya, saat kalian bertemu rektor dan berbincang-bincang berduaan saja, pasti kita akan sangat senang dan antusias sekali sehingga kita sangat menikmati perbincangan kita dan rektor. Sama halnya dengan sholat, kita harus senang dan antusias saat menjalankan sholat sehingga kita bisa menikmati (khusyu’) pertemuan kita terhadap Allah. Hal tersebut bisa dimulai dari senang dan antusiasnya kita terhadap memasuki masjid. Jadi saat kita masuk masjid, kita merasa istimewa karena akan berhadapan dengan Allah SWT. Sama halnya dengan kalian masuk rektorat atau keraton, pasti ada perasaan istimewa saat kita menjejakkan kaki di sana.

  1. Shodaqoh
  2. Membaca Al-Qur’an
  3. Memperbanyak tasbih.

 

Maka sesungguhnya 4 hal tersebut akan menerangkan dan meluaskan kuburan kita nantinya.

 

Sedangkan 4 perkara yang harus dijauhi adalah:

  1. Berbohong
  2. Khianat
  3. Mengadu domba
  4. Menjaga kesucian dari air seni.

Diusahakan kalau buang air kecil itu jongkok agar tidak sama dengan kalb. Sebab jika kena percikan air seni sedikit saja, maka najis tersebut bisa menyebabkan tidak sah nya suatu ibadah. Maka harus hati-hati, salah satunya dengan berjongkok saat buang air kecil.

 

Telah diriwayatkan dari Rasulullah SAW bahwasannya beliau bersabda : Sesungguhnya Allah ta’ala membenci kalian 4 perkara:

  1. Meremehkan sholat.

Jangan sekali-kali meremehkan sholat dan jadikanlah sholat sebagai aktifitas utama kalian.

  1. Main-main dengan bacaan Al-Qur’an.

Selama kita membaca Al-Qur’an dalam koridor tajwid dan makhroj nya tepat, lagu yang digunakan tidak ada masalahnya. Ingat, ikhlas mendengarkan Al-Qur’an saja sudah mendapat pahala, maka orang yang membaca Al-Qur’an sebaiknya membaguskan bacaannya sehingga yang mendengar itu senang.

  1. Kumpul dengan istri saat puasa.
  2. Tertawa saat berada di kuburan.

Diriwayatkan dari Muhammad Ibnu Samak bahwasannya Rasulullah SAW melihat ke suatu perkuburan dan bersabda : Kalian jangan tertipu dengan hening nya kuburan ini, padahal di dalamnya terdapat banyak kesedihan. Kalian juga jangan tertipu dengan sama nya kuburan, padahal di dalamnya sangat berbeda-beda (perlakuannya).

Maka sebaiknya bagi orang yang mempunyai akal untuk memperbanyak mengingat kuburan sebelum masuk ke dalamnya.

Sufyan Sauri berkata bahwa barang siapa memperbanyak mengingat kuburan, maka ia akan mendapatkan taman dari taman-taman surga. Dan barang siapa yang melalaikannya, maka dia akan mendapati lubang dari lubang-lubang api neraka.

 

Diriwayatkan dari sahabat Ali R. A. bahwasannya beliau berkata dalam khutbahnya: Wahai hamba Allah, ingatlah kematian. Tidak ada yang bisa lepas darinya. Jika kalian melaksanakannya, maka Allah akan mengambilnya (nyawa). Jika kalian pun lari, maka Allah akan menemukanmu.