Tes PBSB, Perjuangan Dimulai

Prosesi seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) berlangsung hari ini di ITS. Pelaksanaan seleksi tersebut diselenggarakan di berbagai kampus di Indonesia selama 4 hari, yaitu mulai tanggal 14 sampai 17 Mei 2018. Dan di ITS mendapat bagian sebagai tempat pelaksanaan seleksi pada hari ini (Kamis, 16/5). Sejumlah santri dari berbagai daerah dari pagi tadi terlihat mulai memadati beberapa area di Kampus ITS untuk melaksanakan seleksi. Di tahun ini, ITS menjadi tempat pelaksanaan tes PBSB dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi 1 (mulai pukul 07.00 sampai 12.00 WIB) dan sesi 2 (mulai pukul 12.45 sampai 18.00 WIB). Sistem dari pelaksanaan tes PBSB ini adalah menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Tempat pelaksanaan di ITS sendiri tersebar diberbagai departemen, yaitu mulai dari Departemen Matematika, Statistika, Teknik Mesin, Teknik Elektro,  Teknik Fisika, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Arsitektur, Teknik Geomatika, Teknik Elektro Otomasi, Desain Interior, dan Desain Produk Industri. Tahun ini, untuk kuota penerimaan mahasantri di ITS mendapat bagian 15 orang, yang tersebar dalam 5 departemen, yaitu Departemen Matematika (2 orang), Statistika (3 orang), Teknik Elektro (2 orang), Teknik Industri (2 orang), Informatika (3 orang), dan Sistem Informasi (3 orang). Kuota tersebut turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 20 orang.

Pelaksanaan seleksi pagi ini adalah sebagai bentuk kerjasama antara pihak ITS, Kementerian Agama, dan CSSMoRA ITS. Para mahasantri di ITS penerima beasiswa santri dari Kementerian Agama yang tergabung dalam organisasi CSSMoRA ITS terlihat aktif membantu kegiatan seleksi ini, mulai dari proses penyebaran dan pemasangan banner hingga melakukan penjagaan ruangan seleksi. Persiapan terhadap kegiatan seleksi ini telah dilakukan oleh CSSMoRA ITS sejak jauh-jauh hari dengan dikoordinasikan langsung oleh Ketua CSSMoRA ITS yang baru, yaitu Ainul Imam.

Melalui tes ini merupakan gerbang awal bagi para calon mahasantri untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa ini. Seperti yang saya lansir dari website resmi PBSB Kementerian Agama RI, bahwa Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Bapak Ahmad Zayadi mengharapkan kontribusi positif dari para santri pada generasi milenial ini bagi dunia pesantren dan negeri ini. Hal tersebut dikarenakan pada masa saat ini sederet kebijakan pemerintah tidak lepas dari para santri yang ikut mewarnainya.

Melalui beasiswa ini, para mahasantri dapat lebih leluasa untuk menuntut ilmu diberbagai kampus di Indonesia. Dan juga, nantinya setelah mereka lulus akan memberikan dampak yang positif bagi pondok, masyarakat, maupun bangsa melalui karya dan pengabdian mereka.

Ngaji Risalatul Muawwanah Maret

Pentingnya hari jum’at dianjurkan bagi yang bisa untuk mengosongkan kegiatan pada hari Jum’at dari seluruh kesibukan yang berbau duniawi. Hari jum’at ada suatu saat waktu yang ijabah dalam berdo’a. Hendaknya kita memiliki periode mingguan untuk evaluasi sendiri, Umat islam sudah disettingkan untuk waktu waktu tertentu diantaranya yang tahunan misalnya ada isra mi’raj, maulid nabi, nuzulul Quran. Keuntungan besar itu adalah momen, Momen penting untuk bisa melangkah maju ke depan. Banyak sekali momen yang terlewatkan. Alhamdulillah para ulama sudah mensetting momen momen tersebut. Hari jum’at digunakan untuk momen khusus mendekatkan diri pada Allah

Mengosongkan dari kegiatan bersifat duniawi, kalau menuntut ilmu tidak harus dikosongkan apalagi amanat seperti bupati. Jangan sekali kali membolos pada kuliah. Mempelajari bagaimana cara memprioritaskan yang benar benar prioritas. Jangan yang wajib ditinggalkan dan melakukan yang benar enar kesunahannya

Sebelum Jum’atan, Hendaklah lebih pagi menuju jum’atan, dan duduk dekat dengan mimbar. Dan harus diam selama sedang hutbah, dan hati hati sibuk sendiri berdziki, dzikir baik tetapi bukan pada tempatnya, apalagi main main bahkan mengingatkan teman dengan ucapan juga dapat dikatakan main main. Zaman sekarang, adalah ngupdate hidupnya, melihat social media ketiak jum’at, membaca brosur juga dianggat sebagai main main. Tetapi mendengarkan dengan khusyu bahkan ketiduran lebih baik karena tidak rermasuk dengan laghah(main main). Rasakan bahwa sesungguhnya kita yang ditunjuk  dan menjadi objek oleh khotib ketika khutbah tersebut. Sesudah sholat jum’atSedang dalam posisi duduk dan belum berbicara apapun dan belum berdiri bacalah fatihah, al ikhlas, al falaq, dan an nash masing masing tujuh kali.  Dan bacaan lain bacalah sesudah shalat Subhanallahil adziim seratus kali.

Hujan dulu diperbolehkan pas hari jum’at karena misalnya antara dulu jarak rumah dengan masjid itu jauh sekali daerahnya juga padang pasir. Sehingga ketika berangkat dan pulang perjalanan sulit. Nabi lebih menyayangi jamaahnya. Hari ini tidak ada hubungannya, disesuaikan dengan keadaan, tetap saja jum’atan walau tetap hujan.

Mengeluarkan zakat dengan hati senang dan bermaksud untuk meraih ridho Allah. Kelihatannya sepele tetapi dengan uang yang banyak maka kelihatan susah. Mengalahkan hawa nafsu . Bersegera untuk memisahkannya dengan apa yang dizakati. Dan hartamu diberi penjagaan dari segala macam bahaya. Efek dari shadaqah adak berkah yakni jayadatul Khoir bertambah, berlipat ganda.  Biasanya orang yang pelit susah mengeluarkan uang biasanya hidupnya sulit. Semua yang shadaqah biasanya disayang. Makin hari makin hari shadaqah mulai berkurang,  contohnya ada acara tingkepan. Walaupun kita tidak bercukupan kita harus shadaqah  juga tetap saja dibagi merata.

Hendaklah  membedakan harta yang ingin dizakati, hari hari meniru orang yang orientasi ke duniawian,  karena kita kurang menyadari berapa yang kita pisah nanti.  Dan janganlah mengurangi ngurangi harta agar tidak mencapai nisab. Unsur kesengajaan umumnya kita tamui, itu kurang baik.  Dan barang siapa yang mengubah ngubah dan menolak untuk menerima zakat, atau membagikan zakat seenaknya sendiri tidak sesuai dengan orang yang berhak menerima zakat. Kalau mau shadaqah kasihnya kepada orang yang pelit sebagai sarana pembelajaran dan melatih keikhlasan dan efeknya sangat besar, pahalanya diantaranyaa adalah menjauh dari siksa kubur. Bershadaqah ke orang pelit, menyambung kepada orang yang memusuhi, dan berbuat baik kepada orang yang menzhalimimu itu efeknya luar biasa. Dan ketahuilah azab Allah sangat pedih. Secara fardhu ain orang punya harta itu dizakati. Institusi tidak dizakati tapi orangnya, tergantung jika institusinya perorangan maka orang tersebut wajib menjakatinya (fardhu ain).

Sesudah ditetapkan orang yang meinggalkan zakat maka sama buruknya meninggalkan shalat. Bentuk bentuk pemerintahan dan yang lainnya sedikit demi sedikit mulai diatur, kesulitannya itu tentang pergantian kepemimpinan, karena Nabi tidak memperlihatkan petunjuk, pada zaman Sayyidina Umar masih bekerja karena tidak meau mengambil uang rakyat bekerja sendiri. Sayyidina umar digaji sebagai presiden sesudah dibentuknya baitul mal. Segala unsur kekuasaan itu bertahap bertahap berangsur angsur sampai sekarang ini.

EAST REGIONAL COMPETITION

East Regional Competition (ERC) adalah salah satu wadah bagi Anggota CSSMoRA Regional Timur untuk bersilaturrahmi yang ditunjukkan melalui berbagai perlombaan di bidang olahraga. ERC 2017 kali ini dilaksanakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. East Regional Competition (ERC)  setiap tahun selalu di adakan dan tempatnya selalu berbeda-beda tiap tahunnya.

Kegiatan East Regional Competition (ERC) CSSMoRA 2017 di buka dengan serangkaian acara pembukaan formal. Pembukaan dilaksanakan di Lapangan yang berada di depan Perpustakaan ITS. Peserta yang datang di bariskan sesuai dengan nomor yang didapatkan saat registrasi. Penomora tersebut di tujukan agar mereka lebih berbur dan lebih kenal dengan anggota CSSMoRA Perguruan Tinggi ainnya. Setelah  pembukaan formal di lanjutkan dengan adanya penampilan dari mahasantri baru (Mahasantri Angkatan 2017) CSSMoRA Universitas Airlangga dan CSSMoRA UIN Sunan Ampel.

Sebelum para peserta kegiatan East Regional Competition (ERC) CSSMoRA 2017 menuju tempat cabang lomba untuk sesi pertama, maka di bacakannya peraturan lomba secara umum serta pemberitahuan jadwal kegiatan adalah agenda selanjutnya. Lomba Sesi pertama yaitu cabang lomba Bola Basket, Bola Voli, dan Tenis Meja,  Setelah cabang lomba sesi pertama selesai dilanjutkan dengan istirahat, sholat zuhur dan makan siang. Cabang lomba sesi kedua pun di lanjutkan. Cabang lomba Badminton, dan futsal dilaksanakan secara berbarengan. Setelah shalat zuhur lomba fun game yang berupa tarik tambang dan lomba BPH di mulai. Dan pada saat adzan maghrib berkumandang, semua lomba sesi kedua selesai.

Seluruh peserta kegiatan East Regional Competition (ERC) CSSMoRA 2017 setelah sholat maghrib di arahkan ke Teater A untuk mengikuti serangkaian acara penutupan. Acara penutupan di mulai dengan lomba senam dan penampilan mahasantri baru CSSMoRA Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan CSSMoRA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Puncak acara yang di tunggu-tunggu pun tiba, yaitu pegumuman juara-juara cabang lomba. Beberapa pemenang cabang lomba dalah sebagai berikut :Futsal di menangkan oleh CSSMoRA ITS, Basket oleh CSSMoRA ITS, Badminton Tunggal Putra, Badminton Tunggal Putri, Badminton Ganda Putri, Tenis Meja Putra oleh CSSMoRA ITS, Tenis Meja Tunggal Putri oleh CSSMoRA ITS dan Voli oleh

Pembacaan juara setiap cabang lomba pun menjadi penghantar penetapan juara umum East Regional Competition (ERC) CSSMoRA 2017 yang di raih oleh CSSMoRA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Dan kegiatan East Regional Competition (ERC) CSSMoRA 2017 di tutup dengan pembacaan do’a dan sesi foto.

TAQWIM 2018

TAQWIM (Tadribul Qiyadah Wa Idaratil Munadlomah)

Dalam rangka mengembangkan kompetensi dan keterampilan mahasantri dalam berorganisasi, Departemen Dalam Negeri CSSMoRA ITS mengadakan pelatihan “TAQWIM(Tadribul Qiyadah wa Idaratil Munadlomah)” yang diikuti 20 mahasantri baru CSSMoRA ITS periode 2017-2018. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Etos Kepemimpinan yang Berprestasi Guna Mewujudkan Prinsip Al-akhdu bil-jadidil Ashlah “ . Adapaun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan secara teorikal dan praktikal seputar manajemen organisasi kepada mahasantri baru sebagai generasi penerus dalam melanjutkan estafet kepengurusan CSSMoRA ITS.  Kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, 6-7 Februari 2018 di T-104 224 Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Pelatiahan diadakan selama dua hari. Hari pertama berupa penyampaian 4 materi pokok yang telah dirancang oleh panitia yaitu, Manajemen Organisasi, Kepemimpinan, Santri Inspiratif, dan materi ke-CSS-an. Materi pertama dibawakan oleh Almira Hasna Mahasiswa S2 Departemen Teknik Industri. pemaparan prinsip dasar manajemen organisasi yang meliputi hakikat organisasi, perumusan tujuan organisasi, dasar pengelolaan organisasi, dan lain sebagainya. Selain itu Pemateri juga memberikan pengenalan terkait organisasi yang ada di lingkup Keluarga mahasiswa ITS. dilanjutkan materi yang kedua yaitu tentang kepemimpinan yang dibawakan oleh Hakim Alumni Mahasiswa S1 Universitas Airlangga Jurusan Hukum juga pernah menjabat sebagai President BEM Universitas Airlangga Periode 2011-2012. Hakim menyampaikan tentang bagaimana karakteristik seorang pemimpin yang baik  dan bagaimana gaya kepemimpinan yang efektif dan efisien. Dilanjutkan penyampaian  materi yang ketiga yaitu Santri Inspiratif yang disampaikan oleh Satria Hafizhuddin Mahasiswa Teknik Elektro ITS. Satria menyampaikan bahwa kita sebagai santri tidak boleh kalah dengan yang lain karena kita lebih diunggulkan dalam segala kompetensi. Dalam menjalani kuliah di kampus ITS santri harus muncul sebagai garda depan dalam membangun prestasi ITS maupun bangsa Karena dengan kita berprestasi kita bisa mengasah kemampuan kita baik softskill maupun hardskill yang mana bisa kita gunakan untuk bekal mengabdikan diri ke pondok pesantren dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pondok pesantren masing-masing. Dan materi terakhir tentang ke-CSS-an yang dibawakan oleh Zhiswa Muhammad Jauhar Nafis selaku Ketua Umum CSSMoRA ITS. Materi ini berisi tentang pencerdasan terkait kepengurusan CSSMoRA ITS, seperti organigram kepengurusan, keadsministrasian, tugas dan wewenang pengurus, beberapa SOP yang ada, dan lain sebagainya.

Hari kedua adalah simulasi total dari semua materi yang telah disampaikan pada hari pertama, dimana peserta diajak untuk berfikir kritis dalam menyelesaikan sebuah permasalahan dan menyampaiakan solusi dari permasalahan tersebut. Metode pemecahan yang digunakan adalah Metode SWOT(Strenght, Weakness, Oppurtunity, Treatmen). Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok mendapatkan satu permasalahan. Kemudian peserta berkumpul ke kelompoknya masing-masing untuk berdiskusi dalam memecahkan permasalahan yang telah diberikan. Setelah melakukan diskusi setiap kelompok ditantang untuk mempresentasikan solusi yang mereka tawarkan sesuai kaidah SWOT. Setiap presentasi dinilai oleh dewan juri yang telah hadir, kemudian diakhiri dengan pemberian hadiah kepada kelompok-kelompok terbaik.

Acara ditutup dengan penyampaian KPP kepada peserta dan dilanjutkan foto-foto bersama antara panitia dan peserta. Dengan pelatihan TAQWIM yang diadakan selama dua hari ini diharapkan bisa bermanfaat bagi mahasantri sehingga dapat melanjutkan estafet kepengurusan CSSMoRA sesuai dengan prinsip “Al-muhkhafadhotual qodimis sholih wal Ahkdu bil jadidil ashlah”.