Audiensi CSSMoRA ITS ke CSSMoRA UINSA, Sistem Organisasi yang berbeda dengan arah gerak yang sama

24/03/2020 by

Audiensi CSSMoRA ITS ke CSSMoRA UINSA, Sistem Organisasi yang berbeda dengan arah gerak yang sama

Minggu, 15 Maret 2020. CSSMoRA ITS mengadakan serangkaian kegiatan Audiensi ke PTN CSSMoRA  yang lain. Agenda ini merupakan agenda pertama yang dilakukan setelah terakhir diadakan pada tahun 2012. Acara dimulai dengan pembukaan yang berisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya & mars CSSMoRA serta sambutan dari Ketua Umum CSSMoRA ITS & CSSMoRA UINSA. Pukul 11.00 WIB masing-masing pengurus mempresentasikan agenda & proker tiap departemen serta diakhiri dengan tanya jawab di akhir presentasi departemen. Pukul 13.00 WIB dibuka sesi diskusi terbuka. Sesi diskusi terbuka merupakan sesi tanya jawab dan atau diskusi dari Pengurus CSSMoRA UINSA kepada Pengurus CSSMoRA ITS maupun sebaliknya. Adanya sesi diskusi terbuka ini dilatarbelakangi oleh perbedaan work load & jumlah proker pada tiap departemen. Sehingga sesi ini bertujuan menampung pertanyaan-pertanyaan yang belum tersampaikan dalam sesi tanya jawab dan menampung pertanyaan-pertanyaan yang konteksnya di luar proker dengan mekanisme diskusi 2 arah. Acara yang bertajuk CSS Audiensi ini membantu para pengurus CSSMoRA di masing-masing PTN untuk saling berbagi mengenai sistem organisasi yang ada di masing-masing CSSMoRA PTN.

Perlu diketahui bahwa CSSMoRA merupakan organisasi mahasiswa yang menaungi seluruh mahasantri PBSB. Jika ditanyakan urgensi adanya organisasi ini, maka kita perlu kembali ke awal mula dibentuknya organisasi mahasiswa. Organisasi mahasiswa sendiri merupakan imbas dari zaman orde baru. Di akhir orde baru mulai marak terbentuk berbagai organisasi mahasiswa guna menaungi mahasiswa dari berbagai golongan dan sesuai dengan bidangnya. Secara garis besar, organisasi mahasiswa mempunyai tujuan dasar untuk mengayomi, menaungi, dan mewadahi anggotanya. Tujuan dasar ini merupakan tujuan yang melatarbelakangi dibentuknya suatu organisasi yang mana jika tujuan dasar ini telah tercapai maka sudah tidak diperlukan lagi adanya organisasi tersebut. Sebagaimana 4 tujuan dasar Negara Indonesia yang terdapat di pembukaan UUD 1945 alinea ke 4. Jika semua tujuan dasar nya telah tercapai, maka tidak diperlukan lagi adanya pemerintahan Indonesia. Lain halnya dengan fungsi organisasi. Jika tujuan dasar merupakan hal yang melatarbelakangi adanya organisasi, maka fungsi organisasi merupakan manfaat dan atau jalan mencapai tujuan. Fungsi organisasi mahasiswa secara garis besar ada 2, yaitu kaderisasi dan wadah pengembangan. Kaderisasi bertujuan untuk regenerasi kepengurusan sedangkan wadah pengembangan bertujuan untuk mengembangkan seluruh anggota organisasi tersebut.

Kepengurusan CSSMoRA UINSA 2019/2020 beranggotakan 48 orang dengan struktur BPH + 6 departemen + 1 BSO. 6 departemen tersebut adalah departemen Intelektual & Keagamaan (IK) dengan haluan mengadakan kajian & diskusi intelektual serta acara-acara yang berkaitan dengan keagamaan, Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan haluan mengembangkan mahasantri baik mahasantri baru maupun mahasantri lama, Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) dengan haluan mengadakan pengembangan sosial ke masyarakat dan ke pesantren, Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) dengan haluan menangani segala hal yang berkaitan dengan sosial media dan publikasi online, Service and Member Relation (SMR) dengan haluan merekatkan hubungan seluruh anggota CSSMoRA PT, dan Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) dengan haluan mengembangkan minat anggota dalam bisnis dan sebagai pemasukan tambahan. Sedangkan Badan Semi Otonom (BSO) di CSSMoRA UINSA berorientasi dalam bidang jurnalistik dengan tujuan mengembangkan minat jurnalistik anggota dan menghasilkan majalah per periode. BPH CSSMoRA UINSA berisikan ketua umum, wakil ketua, 2 sekretaris umum, dan 2 bendahara umum. Untuk setiap departemen memiliki ke kepala departemen, 1 sekretaris departemen, dan 1 sekretaris departemen.

Perbedaan CSSMoRA ITS dan CSSMoRA UINSA terlihat dalam strukturnya yang mana dalam kepengurusan CSSMoRA ITS untuk sekretaris dan bendahara departemen dipegang oleh 1 orang serta sekretaris umum & bendahara umum dipegang oleh 1 orang meskipun sama-sama menggunakan sistem desentralisasi (tiap departemen memiliki sekretaris dan bendahara departemen). Kepengurusan CSSMoRA ITS berisi 33 orang dengan hanya 4 departemen (Dagri, Dikesma, Kominfo, Hublu) dan tanpa BSO. Kemudian untuk pencalonan ketua umum, di CSSMoRA UINSA sendiri

menerapkan sistem delegasi yang mana setiap angkatan (termasuk angkatan tahun ke2) wajib mengusung 1 calon dari mahasantri tahun kedua dan calon yang diusung tersebut wajib mencalonkan diri namun untuk mahasantri diluar calon yang diusung tetap berhak mencalonkan diri jika berkenan. Untuk susunan pengurus, tidak semua anggota tahun ke2 & ke3 CSSMoRA UINSA menjadi pengurus CSSMoRA selain itu CSSMoRA UINSA menggunakan sistem close recruitment yang dipilih oleh Ketua dan BPH nya. Perbedaan sistem susunan pengurus ini terjadi karena anggota dari CSSMoRA UINSA memang banyak jika dibanding CSSMoRA ITS yang mana berdampak juga pada struktur kepengurusan dan departementalisasi.

Dalam dinamika pergerakan ke2 PT, CSSMoRA ITS dan CSSMoRA UINSA memiliki berbagai perbedaan sistem, budaya, jumlah dan minat anggota. Salah satunya pada sistem kaderisasi dari CSSMoRA UINSA yang sebelumnya belum ada dan baru dibangun pada periode sekarang. Tidak adanya bidang yang menaungi jurnalistik dan bisnis di CSSMoRA ITS dikarenakan sedikitnya jumlah pengurus dan minat anggota yang kurang pada 2 bidang tersebut. Bidang jurnalistik ini dulu pernah dinaungi oleh CSSMoRA ITS dan menghasilkan majalah “Istiqomah” serta pernah diadakannya Olimpiade Sains & Seni Pesantren (OSSPEN) pada kepengurusan tahun 2008. Selain itu, dalam hal Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) dan arah pengembangan CSSMoRA ITS dan CSSMoRA UINSA tidak jauh berbeda. Salah satu perbedaan yang cukup menonjol yaitu pada CSSMoRA ITS periode ini tidak ada proker sejenis dies natalis seperti pada CSSMoRA UINSA untuk merayakan ulang tahun CSSMoRA UINSA.

Terlepas dari berbagai perbedaan yang ada, CSSMoRA ITS dan CSSMoRA UINSA masih berada pada arah gerak yang sama, yaitu sebagai sesama organisasi mahasiswa yang menaungi mahasantri PBSB dalam perguruan tinggi. Dengan diadakannya agenda audiensi antar CSSMoRA PT ini, telah terjadi transfer ilmu & wawasan serta saling sharing terkait kondisi terkini antara kedua PT. Dari agenda audiensi ini juga terbentuk silaturahmi yangdan hubungan yang kuat antar kedua PT dan diharapkan hubungan ini akan semakin erat seiring berjalannya waktu, bukannya makin memudar setelah berakhir 1 periode.

0 comments