CSSMoRA Lakukan Deklarasi Anti Radikalisme

CSSMoRA Lakukan Deklarasi Anti Radikalisme

Deklarator_CSSMoRA_AntiradikalismeCSSMoRA ITS – Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) adalah suatu organisasi yang menaungi santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), suatu beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) kepada santri yang akan meneruskan studi di bangku perkuliahan. Ahad (12/6) kemarin melakukan sebuah deklarasi anti radikalisme.

Deklarasi ini termasuk dalam serangkaian acara musyawarah pimpinan nasional (MUSPIMNAS) yang diselenggarakan di pondok Pesantren Al-Wahdah dan menjadi penutup acara tersebut. Deklarasi ini sendiri dipimpin oleh ketua umum CSSMoRA Nasional, M. Zidni Nafi, mahasantri asal Kota Kretek yang mendapat beasiswa santri berprestasi di UIN Bandung jurusan Tasawuf Psikoterapi tahun 2013 dan diikuti oleh para ketua CSSMoRA Perguruan Tinggi (PT) yang hadir dalam acara MUSPIMNAS ini.

Ada empat buah poin yang menjadi isi dari deklarasi ini:

  1. CSSMoRA menolak gerakan kelompok yang mengatanasmakan Islam demi mendirikan negara Islam untuk mengganti Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. CSSMoRA menolak gerakan kekerasan dan kekejaman yang mengatasnamakan agama untuk kepentingan tertentu
  3. CSSMoRA menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, NKRI dan UUD 1945
  4. CSSMoRA meneguhkan Islam Indonesia yang toleran, moderat, damai dan harmonis

Berikut ini adalah teks lengkap deklarasi kebangsaan anti-radikalisme:

Deklarasi Kebangsaan Anti-Radikalisme

Berangkat dari kesadaran dan tekad bersama tentang pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan negera Indonesia dengan tetap mengedepankan nilai-nilai ajaran Islam kepesantrenan sebagai warisan dari khazanah keilmuan ulama Nusantara.

Maka pada hari ini, Ahad 12 Juni 2016 di Pondok Pesantren Al-Wahdah kota Bandung, CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) dengan ini menyatakan untuk mendeklarasikan bahwa :

  1. CSSMoRA menolak gerakan kelompok yang mengatanasmakan Islam demi mendirikan negara Islam untuk mengganti Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. CSSMoRA menolak gerakan kekerasan dan kekejaman yang mengatasnamakan agama untuk kepentingan tertentu
  3. CSSMoRA menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, NKRI dan UUD 1945
  4. CSSMoRA meneguhkan Islam Indonesia yang toleran, moderat, damai dan harmonis

Bandung, 12 Juni 2016

Oleh: Ahmad Hanan*

*Anggota CSSMoRA ITS 2014 Jurusan Teknik Informatika, saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Hubungan Luar CSSMoRA ITS

0 comments , , tags: