Pengabdian Mahasiswa PBSB Pasca Lulus

03/03/2016 in , , by

Pengabdian Mahasiswa PBSB Pasca Lulus

CbtRgu3UAAAKC_j.jpg largeSalah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh mahasiswa PBSB setelah lulus yaitu pengabdian. Di dalam kontrak beasiswa, pengabdian wajib dilakukan selama 3 tahun. Namun peraturan yang belum matang dari Pengelola di Kementerian Agama RI membuat sebagian mahasiswa ada yang “lari” dari pengabdian ini. Berkaca pada kasus tersebut, akhirnya pengelola sedang membuat formula pengabdian yang tepat disesuaikan dengan kondisi mahasiswa PBSB pasca lulus. Formulasi itupun disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Mahasiswa Pra Lulus dan Sharing Alumni atas kerjasama Departemen P3M CSSMoRA Nasional dan CSSMoRA ITS pada hari Sabtu, 20 Februari 2016.

Bertempat di Aula Teknik Informatika ITS, Bapak Dr. Ainur Rofiq, MA menyampaikan metode pengabdian yang bisa dilakukan oleh mahasiswa PBSB yang sudah lulus. Kasubdit Pendidikan Pesantren itu menjelaskan metode pengabdian ini nantinya disesuaikan dengan kondisi dari mahasiswa tersebut. Metode pengabdian yang dimaksud yaitu :

  1. Pengbdian murni

Pengabdian yang dilakukan dengan cara datang dan mengisi di pondok pesantren asal atau pondok pesantren lain yang telah dilakukan persetujuan dengan Kementerian Agama RI dan pengasuh pondok pesantren asal.

  1. Pengabdian ketika melanjutkan studi lanjut

Pengabdian yang dilakukan ketika melanjutkan studi lanjut (program master maupun doktoral) baik di dalam negeri maupun luar negeri. Jika mahasiswa PBSB mengambil studi lanjut di perguruan tinggi yang sama, maka pengabdian yang dilakukan dengan cara menjadi pengelola PBSB di perguruan tinggi tersebut. Jika ia mengambil studi lanjut di perguruan tinggi yang berbeda, maka ia bisa mengabdi di pondok pesantren ataupun madrasah yang terdekat. Jika ia melanjutkan studi di luar negeri, maka pengabdian dapat dilakukan dengan mengisi kegiatan keagamaan di negeri tersebut seperti menjadi khotib, mengajari para tenaga kerja Indonesia (TKI) dan lain-lain.

  1. Pengabdian ketika sedang bekerja

Penagbdian yang dilakukan ketika sedang bekerja setelah lulus. Pengabdian ini dapat dilakukan dengan mangabdi di pondok pesantren dan madrasah terdekat atau melaporkan ke Kanwil atau Kasie Kementerian Agama di daerah masing-masing.

  1. Pengabdian ketika sudah menikah

“Pengabidan merupakan sebuah kewajiban, sedangkan menikah adalah sebuah keharusan”. Namun ketika mahasiswa telah menikah setelah lulus, ia tetap mempunyai kewajiban untuk mengabdi. Maka pengabdian yang dilakukan sama dengan pengabdian biasanya, yaitu datang ke pondok pesantren.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Mbak Erliya Nurul Jannah, S.Kom., M.Sc dan Mas Fadhlil Adhim, S.T. Mbak Erliya yang merupakan alumni dari S1 Teknik Informatika ITS ini menjelaskan perlunya mempunyai niat dan tujuan yang baik sehingga dalam perjalanan menempuh studi bisa semangat dan lancar.  Lulusan S2 Computer Science NTUST, Taiwan ini sekarang sedang mengabdi di dua tempat berbeda di Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan Jombang. Ia mengabdi sebagai Guru di SMK Telekomunikasi dan Dosen di UNIPDU Jombang. Sedangkan Mas Fadhli, alumni S1 Teknik Mesin ini mengabdi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo sebagai Guru Sains terutama Fisika. (elkhowarizmy)

0 comments , , tags: